Work At Home Mom
Work At Home Mom
Apa sih Work At Home Mom (WAHM)?
Kalau yang udah kenal bahasa Inggris ya pasti tahu artinya, wong kata-katanya gampang banget. Secara harafiah ya artinya Ibu Bekerja di Rumah.
Di zaman yang udah emansipasi wanita gini pun, ternyata kita masih sering mendengar adanya perdebatan antara perlu nggaknya seorang ibu/istri bekerja. Perdebatan itu bisa berupa konflik yang memang terjadi antara si ibu/istri dengan orang lain, tapi bisa juga terjadi konflik dari dalam diri sendiri.
Jika konflik yang terjadi adalah antara si ibu/istri dengan orang lain, entah itu mertua, orangtua sendiri, suami, keluarga besar, anak-anak, sebenarnya justru lebih mudah menghadapinya asalkan si ibu/istri itu sudah benar-benar menetapkan keputusan dengan yakin dan muncul dari kesadaran diri sendiri apakah ia akan bekerja di luar rumah atau menjadi ibu rumah tangga dan menjalani peran domestik rumah tangga.
ternyata e ternyata, konflik yang terjadi pun bisa berbeda kasusnya antara ibu yang satu dengan ibu yang lain.
Misalnya ni, ada ibu memutuskan untuk bekerja fulltime di luar rumah karena beberapa alasan yang diyakininya benar. Bisa jadi orang lain di sekitarnya menghendaki sebaiknay ia tinggal di rumah jadi ibu RT, dengan alasan anak-anak butuh perhatian. Tapi ada juga ni yang sebaliknya. Ada ibu yang memutuskan jadi ibu rumah tangga, tapi orang-orang disekitarnya malah menyayangkan keputusannya. Alasannya misalnya 'sayang ya sekolah tinggi2 tapi akhirnya tinggal di rumah ngurus anak'.
Hehe... nggak usah heran, sering kok terjadi.
Tapi, selama sang ibu sudah tahu bahwa apa yang dijalaninya adalah benar (tentunya setelah mempertimbangkan segala alasan dengan pikiran jernih sebelum memutuskan), maka suara sumbang dari sekitarnya tidak perlu terlalu dipusingkan. Hanya perlu sabar dan berserah.
Yang repot kalau, ada ibu yang mengalami konflik di dirinya sendiri, tentang perlu atau nggak dia bekerja fulltime di luar rumah. Atau karena keadaan dia merasa 'terpaksa' bekerja padahal inginnya bisa mengasuh anak-anaknya sendiri. Atau sebaliknya, dia pengen banget kerja, tapi belum tega atau berat menyerahkan pengasuhan anak-anaknya ke orang lain.
Kalau udah gini... pilihannya... ya :bekerja dari rumah (work at home)
Banyaakkkk banget yang bisa dilakukan di rumah yang bisa menghasilkan uang.
Misalnya,
1. yang paling sering dilakukan adalah bisnis makanan atau katering.
2. Ada juga bisnis kerajinan tangan.
3. Bisa juga, misalnya yang jago alih bahasa, kan bisa jadi penerjemah. Profesi penerjemah bukan profesi sembarangan lho. Malah ada Himpunan Penerjemah Indonesia.
Sebenernya masih banyak alternatif lainnya.
4. Jadi penulis buku. ini asyik banget. kalau buku kita terbit kita bisa dapat royalti.
5. MLM. ini juga alternatif yang bisa dicoba. hanya kita perlu berhati-hati memilih MLM yang akan kita geluti. cermati sistemnya. jangan sampai terjebak pada yang sifatnya money game, atau arisan berantai.


Posted
on
Thursday, June 5th, 2008 at 6:58 am under